Setahun yang lalu, saya mengenalkan 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula kepada teman/sahabat, yang istrinya menderita sakit jantung dan diabetes. Namun mereka tidak peduli. Bahkan kak Mitha br. Sirait sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit. Pada tanggal 1 Desember 2013, tiba-tiba saya dihubungi, dengan berita kak Mitha masuk rumah sakit untuk keempat kalinya, dengan luka pada tumit akibat diabetes. Luka tersebut sudah sedemikian parahnya, sehingga dokter bedah menyatakan harus di sinar atau akibat lanjutannya harus diamputasi.
Sementara keluarganya masih berada di kantor 4Life untuk membeli 4Life Transfer Factor, mereka menerima berita kalau pasien sudah jatuh dalam koma. Saya segera berkonsultasi dengan up-line saya dan disarankan untuk menaburkan 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula dibawah lidah pasien dan hal tersebut dilakukan. Ternyata 2 jam kemudian pasien tersadar. Dan luka pada tumit pasien yang juga ditaburi 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula, dalam waktu 2 hari sudah mengering.
Hasil pemeriksaan dokter pada hari keempat, luka sudah membentuk jaringan baru, dan pasien sudah diijinkan pulang. Saat ini pasien sudah jauh lebih baik kondisinya, serta sudah tidak konsumsi obat-obatan dari dokter lagi.
Untuk melihat foto dari penderita diabetes yang lain silahkan klik alamat web disamping ini: http://4life-transfer-factor1.blogspot.co.id/2015/09/penyakit-diabetes.html
Mimin S, 72 tahun. Saya sering merasakan jantung berdebar-debar, nyeri sendi dan kaki kesemutan. Saya sudah berobat ke beberapa dokter dikatakan jantung normal. Setelah cek gula darah ternyata mengidap diabetes mellitus. Saya minum obat untuk menurunkan gula darah dan juga melakukan diet ketat. Anak saya mengenalkan 4Life Transfer Factor untuk menjaga stamina dan mencegah komplikasi lanjut dari DM. Saya konsumsi 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula sebanyak 2 kapsul per hari. Ternyata keluhan yang sering saya rasakan, perlahan berkurang dan saat ini sudah tidak saya rasakan lagi, gula darah terkontrol meskipun diet tidak terlalu ketat. Saya bisa kembali beraktivitas dan menikmati masa tua saya dengan kondisi yang lebih fit. Saya pun dengan senang hati berbagi pengalaman saya kepada teman-teman. Alhamdulillah.
RSS Feed
Twitter
03.21
wow tube

0 komentar:
Posting Komentar